* Cocok atau Tidak Cocok *
Cocok ga sih kita / kalian?
Itu salah satu pertanyaan standar tentang sepasang manusia (kekasih lah kita sebut hehehe) yang baru mulai pacaran… Bisa diajuin siapa aja, merekanya sebagai sepasang kekasih tsb atau teman baik dari mereka yang penasaran ttg how well they get along as a couple…
Yang pasti ( buat aku ) masalah cocok ga cocok itu beda urusannya dengan masalah cinta…Cinta mah bisa dengan gampangnya muncul (dari ga ada jadi ada)semudah membalikkan telapak tangan, ibarat katanya…Tapi kalo urusan cocok ga cocok sebagai pasangan mah, wuuuiiihhhh, ga bisa ditebak berapa lama…Bahkan ada yang bilang dan percaya kalo sepasang manusia emang ga ada yang cocok satu sama lain… Nah trus gimana caranya dua orang yang (mungkin) ga cocok itu bisa jadi pacaran untuk kemudian menjalani hidup (katakanlah) sebagai sepasang suami-istri… Jadi (menurut pendapat aku)caranya biar hubungannya berjalan, ya dengan memahami kebiasaan pasangan kita dan (kemudian mencoba untuk) mengerti kenapa mereka punya kebiasaan tersebut tanpa ada asumsi ataupun pikiran buruk tentang kenapa mereka punya kebiasaan seperti itu…Itu satu…
Dua, karena kita tahu dan mengerti kalo kita sebenarnya ga cocok satu sama lain, tapi kita juga tahu kalo kita saling mencintai, maka dari itu, CINTA bisa dijadikan obat berbentuk kesabaran (yang mungkin bisa tumbuh tanpa batasan apapun) yang bisa membuat kita bertahan dalam hubungan yang tidak cocok itu untuk belajar mengerti dan memahami kebiasaan pasangan kita (balik ke poin nomor satu) sampai menemukan apa yang disebut (banyak orang) sebagai "kecocokan"…
Tiga, baca lagi nomor satu dan dua hahahahaha…
Intinya adalah (menurut aku), jangan selalu berasumsi kalo kita atau kalian di luar sana, sebagai pasangan tuh ga cocok hanya karena beberapa pertengkaran dan perselisihan… Jangan jadikan ketidakcocokan sebagai alasan untuk menghentikan atau menghambat rencana yang sudah kalian buat sebagai pasangan… Jadikan ketidakcocokan itu sebagai alat untuk semakin mengenal pasangan kita satu sama lain lebih dalam lagi… Jadikan ketidakcocokan itu sebagai pemicu atau pelatih kesabaran kita dalam menghadapi orang lain atau anak / cucu kita kelak… Jadikan ketidakcocokan itu sebagai ujian kesabaran dan kesetiaan yang sudah dinyatakan ketika kita mengucapkan aku cinta padamu, I love you, sarange, bogoh, witing tresno, kangen, sono, rindu atau bahasa cinta apapun yang kita pakai untuk mengungkapkan perasaan cinta kita pada pasangan…
Sekian dan Wassalam…
.. I love you ..
